Cara Membuat Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Mengapa penting? Karena daftar pustaka bukan hanya sekadar kumpulan nama penulis dan judul buku, melainkan bentuk penghargaan intelektual terhadap sumber-sumber yang digunakan. Lewat daftar pustaka, kita menunjukkan bahwa tulisan yang dibuat bukan hasil plagiat, melainkan karya yang berdiri di atas referensi yang kuat dan terpercaya.
Membuat daftar pustaka memang tampak sepele, namun kesalahan kecil seperti salah urut, salah format, atau tidak konsisten dapat merusak kesan profesional sebuah karya tulis. Untuk itulah, memahami cara membuat daftar pustaka yang baik sangatlah penting.
Apa Itu Daftar Pustaka?
Daftar pustaka adalah bagian dari karya tulis yang berisi daftar sumber referensi yang digunakan dalam penulisan. Sumber ini bisa berupa buku, artikel, jurnal, skripsi, hingga situs web. Fungsinya adalah:
- Memberi penghargaan kepada penulis asli.
- Memperkuat keilmiahan tulisan.
- Memudahkan pembaca untuk menelusuri kembali sumber asli.
Unsur-Unsur dalam Daftar Pustaka
Secara umum, daftar pustaka dari buku memuat:
- Nama Penulis (ditulis dengan format: nama belakang di depan, diikuti nama depan).
- Tahun Terbit.
- Judul Buku (ditulis miring/italic).
- Kota Terbit.
- Nama Penerbit.
- Format dasar:
- Nama Belakang, Nama Depan. Tahun. Judul Buku. Kota: Penerbit.
Cara Menulis Daftar Pustaka Berdasarkan Sumber
- Dari Buku
Contoh:
Keraf, Gorys. 2001. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
- Dari Jurnal/Artikel Ilmiah
Format: Nama, Tahun. Judul Artikel. Nama Jurnal, Volume(Nomor), Halaman.
Contoh:
Hidayat, Rahmat. 2019. Analisis Media Sosial dalam Komunikasi Politik. Jurnal Komunikasi Modern, 5(2), 120–135.
- Dari Internet/Website
Format: Nama Penulis (jika ada). Tahun. Judul Artikel. Alamat URL. Tanggal Akses.
Contoh:
Putra, Dwi. 2023. Cara Membuat CV yang Menarik. https://www.karierku.com/artikel/cv
. Diakses pada 20 Agustus 2025.
- Dari Skripsi/Tesis/Disertasi
Format: Nama, Tahun. Judul. Jenis Karya (Skripsi/Tesis/Disertasi). Nama Universitas.
Contoh:
Sari, Dewi. 2020. Pengaruh Literasi Digital terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Skripsi. Universitas Indonesia.
Aturan Penulisan Daftar Pustaka
- Urutkan secara alfabetis berdasarkan nama penulis.
- Konsisten dalam format (jangan campur gaya penulisan).
- Gunakan tanda baca dengan tepat (titik, koma, titik dua).
- Judul buku ditulis miring (italic), sedangkan judul artikel tidak.
- Gunakan gaya penulisan yang diakui (misalnya APA Style, MLA Style, atau Chicago Style) sesuai kebutuhan.
Contoh Daftar Pustaka (Berbagai Sumber)
Keraf, Gorys. 2001. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
Hidayat, Rahmat. 2019. Analisis Media Sosial dalam Komunikasi Politik. Jurnal Komunikasi Modern, 5(2), 120–135.
Putra, Dwi. 2023. Cara Membuat CV yang Menarik. https://www.karierku.com/artikel/cv
. Diakses pada 20 Agustus 2025.
Sari, Dewi. 2020. Pengaruh Literasi Digital terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Skripsi. Universitas Indonesia.
Penutup
Membuat daftar pustaka memang terlihat sederhana, tetapi sejatinya ia adalah pondasi keilmiahan sebuah karya tulis. Dengan daftar pustaka yang rapi, pembaca akan lebih percaya bahwa tulisan Anda dibuat dengan tanggung jawab akademis.
Ingat, daftar pustaka bukan hanya formalitas, melainkan bentuk penghormatan kita kepada penulis dan peneliti sebelumnya. Jadi, jangan pernah mengabaikannya. Jika isi karya Anda adalah tubuh, maka daftar pustaka adalah tulang belakangnya. Tanpa tulang belakang yang kokoh, karya tulis tidak akan pernah berdiri tegak.
Posting Komentar untuk " Cara Membuat Daftar Pustaka yang Baik dan Benar"
Jika ada pertanyaan seputar blog dan artikel ini silahkan berikan komentar yang baik dan sesuai dengan isi artikelnya.