Adsense

Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha-Dengan Keistimewaan Yang Luar Biasa | Bisa Menghapuskan Dosa Tahun Yang Lalu Dan Tahun Yang Akan Datang


Onmaibana.com-Menjelang hari raya Idul Adha disunnahkan berpuasa bagi seluruh ummat muslim oleh nabi Muhammad SAW. Karena dengan berpuasa ini merupakan salah satu cara mendapatkan keberkahan bulan Dzulhijjah. Karena bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. 

Disamping disunnahkan berpuasa diawal bulan Dzulhijjah dalam bulan ini juga terdapat salah satu ibadah penyempurna rukun islam, yaitu ibadah haji kebaitullah. Dan bagi yang tidak melakukan ibadah haji dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah salah satunya dengan berqurban, sedekah, sholat, puasa dan ibadah – ibadah lainnya.

Hal tersebut bisa kita lihat dari bunyi beberapa hadits Nabi antara lain seperti dibawah ini :

Hadits riwayat Ibnu Abbas dalam Sunan At-Tirmidzi sebagai berikut;
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر
Rasulullah SAW berkata: Tak ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini, (HR. At-Tirmidzi)


Hadist riwayat Ibnu Abbas r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda,
ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام يعني أيام العشر قالوا: يا رسول الله! ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله فلم يرجع من ذلك شيء
Tidak ada perbuatan yang lebih disukai oleh Allah SWT, dari pada perbuatan baik yang dilakukan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Para sahabat bertanya ; Ya Rasulullah! Walaupun jihad di jalan Allah ? Sabda Rasulullah: Walau jihad pada jalan Allah kecuali seorang yang keluar dengan dirinya dan harta bendanya, kemudian tidak kembali selama-lamanya (menjadi syahid). (HR. Bukhari).

Berdasarkan Hadits diatas sepuluh hari di awal bulan Dzulhijjah merupakan hari yang sangat penting bagi umat Islam. pada   hari tersebut  dianjurkan berpuasa, yakni puasa Dzulhijjah mulai tanggal 1 Dzulhijjah – 7 Dzulhijjah, Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah. Puasa – puasa sunnah tersebut dilakukan sebelum  hari raya Idul Adha yang setiap tahunnya jatuh tanggal 10 Dzulhijjah. Puasa Sunnah sebelum hari raya idul adha mempunyai keistimewaan yang sangat luar biasa.

Berikut ini keistimewaan dari puasa sunnah sebelum hari raya idul adha :

PUASA DZULHIJJAH ( 1 – 7 DZULHIJJAH )

1 Dzulhijjah : Pada hari itu, Allah SWT mengampuni Nabi Adam AS di Arafah, maka diampunilah pula dosa-dosa orang yang berpuasa di hari itu.
2 Dzulhijjah : Pada hari itu, Allah SWT mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka jika berpuasa di hari itu, seperti beribadah dan berpuasa satu tahun tanpa maksiat.
3 Dzulhijjah : Pada hari itu, Allah SWT mengabulkan doa dari kesabaran Nabi Zakariya AS yang memohon dikaruniai keturunan, maka akan dikabulkanlah doa umat yang berpuasa di hari itu.
4 Dzulhijjah : Pada hari itu, Nabi Isa AS lahir ke dunia, maka diberkahilah mereka dengan dihilangkan segala kesusahan, dan dikumpulkanlah mereka nanti bersama orang-orang mulia di hari kiamat.
5 Dzulhijjah : Pada hari itu, Nabi Musa AS dilahirkan, dan diangkat derajatnya. Maka terlepaslah mereka dari sifat munafik dan siksa kubur bagi yang melaksanakan puasa di hari itu.
6 Dzulhijjah : Pada hari itu, Allah SWT membukakan pintu kebaikan semua Nabi. Maka bagi mereka yang melakasakan puasa di hari itu, akan dipandang Allah SWT dengan penuh rahmat dan kasih sayang.
7 Dzulhijjah : Mereka yang berpuasa di hari itu, akan dihindarkan dari 30 pintu kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya.

Niat puasa merupakan syarat sah PUASA yang utama. Oleh karena itu niat tidak boleh lupa pada saat kita berpuasa. Adapun niatnya adalah sebagai berikut:
نويت صوم شهر ذى الحجة سنة لله تعالى
Nawaitu shauma syahri dzil hijjati sunnatan lillahi ta’ala
Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala.


PUASA TARWIYAH
Puasa Tarwiyah dilakukan sehari setelah puasa Dzulhijjah, yakni 8 Dzulhijjah. Berdasarkan hadist, Nabi Muhammad SAW bersabda, barang siapa yang menjalankan puasa Tarwiyah maka akan dihapus dosa satu tahun silam yang telah terlewati.

Adapun niatnya sebagai berikut,
نويت صوم التروية سنة لله تعالى
Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala
Saya niat berpuasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala.

PUASA ARAFAH
Puasa arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijah. Puasa Arafah merupakan puasa sunah yang dilaksanakan pada hari Arafah yakni pada saat diberlangsungkannya wukuf di tanah Arafah.

Keutamaan puasa  Arafah tertuang dalam riwayat Abu Qatadah Rahimahullah. Nabi Muhammad SAW bersabda: Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang. (HR. Muslim)

Dalam kitab Sahih Muslim keutamaan puasa arafah diriwayatkan oleh Abu Qatadah dari Rasulullah SAW.
صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية
Artinya: “Puasa di hari arafah dapat menghapusakan dosa dua tahun yang telah lewat dan akan datang, dan puasa asyura (10 Muharram) mampu menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Hari arafah dikatakan sebagai hari yang paling utama (afdhal al ayyam),  sebagaimana hadis yang diriwayatkan Imam Muslim sebagai berikut,
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ مِنْ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ
Artinya; Tidak ada hari yang lebih banyak Allah membebaskan dari api neraka  dibanding  hari Arafah.

Namun, puasa sunnah Arafah hanya diperuntukkan untuk muslim selain jamaah haji, sedangkan bagi yang sedang menunaikan ibadah haji tidak disunnahkan, walaupun kuat melaksanakannya.  Hal ini disebabkan ittiba’ kepada sunnah Nabi.  Pendapat Imam an Nawawi dalam hal ini adalah makruh. Namun, berbeda kasusnya jika para jamaah haji sudah tiba di Arafah pada malam hari, maka tidak dimakruhkan.

Adapun niat puasa Arafah sebagaui berikut,
نويتُ صومَ عرفة سُنّةً لله تعالى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala
Saya niat puasa Arafah, karena Allah ta’ala.

Nah itulah beberapa keistimewaan puasa - puasa sunnah puasa sebelum hari raya Idul Adha, sebagai ummat muslim mari kita sama - sama melaksanakan sunnah nabi muhammad SAW. karena dengan berpuasa di awal sepuluh Dzulhijjah bisa menghapus dosa kita tahun lalu dan tahun yang akan datang. kalau menurut anda artikel ini bermanfaat silahkan dibagikan ke teman - teman lainnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha-Dengan Keistimewaan Yang Luar Biasa | Bisa Menghapuskan Dosa Tahun Yang Lalu Dan Tahun Yang Akan Datang"

Posting Komentar

Jika ada pertanyaan seputar blog dan artikel ini silahkan berikan komentar yang baik dan sesuai dengan isi artikelnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel